Selasa, 26 Mei 2015

Kehilangan (lagi)...

Tidak ada kehilangan yang tidak menyakitkan, dan kini saya harus kehilangan sosok terpenting dalam hidup saya untuk selama-lamanya, Ibu. Maafkan semua kesalahan ibu saya untuk kalian yang pernah mengenal beliau, untuk kalian yang pernah dibuat marah ataupun sakit hati sama beliau, karena beliau kini sudah meninggalkan saya untuk selama-lamanya, meninggalkan ayah saya,kedua adik saya, keluarga besar saya dan juga calon menantu yang sudah didambakannya :')

Enam bulan sudah ibu bertahan dengan sakitnya, Chronic Kidney Disease, atau lebih dikenal dengan CKD dalam bahasa medis, yakni Gagal Ginjal Kronik yang mengharuskan Ibu untuk Hemodialisa (HD) atau cuci darah, karena kedua Ginjalnya sudah tidak berfungsi lagi. Sejak pertama di diagnosa CKD terhitung kurang lebih sudah 40 kali Ibu HD, baik ketika dirawat di Kediri, Surabaya dan Malang.

Saya dan keluarga sudah berusaha sekuat tenaga untuk upaya penyembuhan sakitnya beliau, tapi mungkin Tuhan berkehendak lain. Ibu orang baik, Tuhan tidak mau melihat Ibu merasakan sakit terus-terusan. iya, saya ikhlas kehilangan orang yang saya sayangi setelah sebelumnya nenek saya meninggalkan kami tiga puluh hari lebih dulu, dan satu setengah tahun lalu kakak sepupu saya juga pergi karena sakit.

Terima kasih untuk pihak RS.HVA Toelongrejo yang sudah membantu juga untuk upaya kesembuhan Ibu selama 6 bulan terakhir, untuk Dr. Luluk Aflakah, maaf atas kesalahan saya yang dulu telat membawa Ibu untuk kontrol dari jadwal seharusnya :'). Rekan-rekan Hemodialisa, Mas Udin,Mas Hasan, Mas Wahyu, Mbak Lely, Mbak Diah, Mbak Yeni. Seluruh rekan perawat Kelas 3 Dahlia, Mas Fuad dan semuanya. pihak RS. Al-Irsyad Surabaya, pihak RS. Dr. Moh Suwandhi Surabaya, pihak RS. Saiful Anwar Malang.

Terima kasih banyak untuk kakak tercinta Sugeng dan Atik, keluarga besar saya, teman-teman semua yang sudah mendoakan, dan untuk calon suami saya terima kasih sudah selalu ada, Ibu pasti bangga jika tahu menantunya sangat luar biasa :")

Selamat Jalan Ibu, tenang disana, tujuh belas mei dua ribu lima belas akan selalu terkenang dan saya akan selalu merindukanmu Ibu :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar