entah apa yang membuatku kini lebih banyak tersenyum, karena beberapa hari sebelumnya pikiranku penuh soal kamu masa lalu
entah apa yang membuatku selangkah lebih menikmati hidupku yang sudah tanpa kamu, karena beberapa hari sebelumnya aku bahkan tidak mempunyai semangat untuk meneruskan hari
iya.. kini aku lebih baik, aku akan tetap baik-baik saja meski perlahan-lahan aku harus menitih hidup dengan takdirku yang ternyata tanpa ada kamu dalam bahagiaku
jangan pernah kembali lagi karena aku sudah berhasil membunuhmu dipikiran bahkan hatiku
jangan pernah muncul jika kau hanya ingin membuatku untuk kesekian kali hancur
kau hanya masa lalu kumohon selamanya akan tetap begitu
terimakasih telah menjadi penyemangat hari-hari lalu
kini aku mampu berdiri walaupun dengan satu kaki, aku mampu berjalan dengan penuh percaya diri
aku
bahkan lebih kuat walaupun sekarang kamu mencoba menyakiti dengan
memperlihatkan bahagiamu bersama penggantiku..
semoga kalian abadi
teruslah melangkah, tak usah kau khawatirkan aku
tak usah hiraukan aku lagi
karena kini AKU SIAP JATUH CINTA LAGI..
Jumat, 30 Januari 2015
Rabu, 28 Januari 2015
Dia ..
yang kau sia-siakan itu dia yang selama ini aku perjuangkan
yang kau sakiti itu dia yang dengan susah payah aku kuatkan
yang kau abaikan itu dia yang selama ini aku perhatikan
yang kau anggap biasa itu dia bagiku sangat berharga
yang kau biarkan pergi itu dia yang aku harap menghampiriku
dan yang kau anggap paling bodoh itu bukan dia,tapi kamu sendiri
yang kau sakiti itu dia yang dengan susah payah aku kuatkan
yang kau abaikan itu dia yang selama ini aku perhatikan
yang kau anggap biasa itu dia bagiku sangat berharga
yang kau biarkan pergi itu dia yang aku harap menghampiriku
dan yang kau anggap paling bodoh itu bukan dia,tapi kamu sendiri
Selamanya tak harus lama..
Sebuah
obrolan disalah satu bank swasta di Kota kediri,loker khusus setoran SPBU/SPBE
Seperti
biasa setelah tiba saya langsung menuju ruangan tersebut,yang kebetulan dipisahkan
dari meja teller atau ruangan lainnya.. siang itu saya masih menunggu
transferan dari atasan saya yang di Malang untuk bisa bertransaksi. Basa basi
ngobrol sama tellernya, saya kenal deket sama dia,bahkan saya tau siapa
pacarnya yang kebetulan rekanan pertamina juga,sebut saja mbak Rahma.
Awalnya
kami bicara soal pekerjaan entah tiba-tiba kenapa mulai menyinggung soal
hati,heuheuu ..sedikit kaget pas mbak.Rahma bilang udah putus sama pacarnya tiga
bulan yang lalu.iyaa ..agustus 2014 lalu saya masih ketemu pacarnya waktu ada
acara Muscab di salah satu Hotel Kediri dan acara selesai mbak Rahma masih
keluar jalan sama pacarnya,ingat betul saya itu.
“Kok
putus sih mbak? Bukannya mau nikah sih kalian?” tanya saya dengan penuh rasa
penasaran
“Dia
mau nikah sih mbak,tapi bukan sama aku ..bulan mei ntar sama temanku,yang udah tak anggep adik
sendiri kenal banget malahan,adik tingkatku itu ceweknya” kata mbak Rahma
sembari melemparkan segebok duit ditumpukan lainnya.
seketika itu ada perasaan tak terima kepada laki-laki itu,kok bisa-bisanya ..kemudian dia cerita kalau ternyata setaun belakangan ini mantan pacarnya itu bermain dibelakang dia sama temannya itu,sudah enam tahun pacaran dan putus gitu aja. Hebatnya lagi Mbk.Rahma ndak drama dan terlihat biasa-biasa saja
“kok
kamu ndak kelihatan galau sih mbk,biasa-biasa aja gitu” semakin kepo aja saya
“Lha
aku kudu piye mbak? Galauin dia ? gak penting banget lah ..udah biarin aja
..aku udah tau busuknya dia. Bersyukur malah ndak jadi nikah sama dia,dia itu cuma
mengandalkan orang tuanya aja dia seolah-olah bisa melakukan apa aja
mentang-mentang punya segalanya,liat aja nanti ..hehee”
Mengandalkan orang tua ? hmm ..memang sih mantan pacarnya mbak Rahma ini bisa dibilang dambaan wanita lah,anak tunggal dan dia juga anak dari pemilik SPBU dan pengusaha di kota Blitar. Jadi mungkin dia bisa mendapatkan wanita atau apapun yang dia mau karena banyak duit gitu mungkin ya,hmm
Sayang
sekali saya harus buru-buru meninggalkan ruangan itu ,karena ternyata atasan
saya tidak jadi transfer dan semua transaksi dilakukan dari Malang,padahal saya
masih pengen ngobrol banyak.. ya tak apalah,bisa dilanjutkan chat di bbm saja.
Jadi
sebenarnya hubungan yang lama itu bukan jaminan seseorang itu bakalan selamanya(
ke pernikahan),iya..bakalan setia juga. Tapi tergantung juga pada kita
nya,bagaimana dia menjaga komitmen,tak mungkin dalam hubungan yang berjalan enam tahun seperti
mbak.Rahma itu tidak pernah merencanakan sebuah pernikahan.
Soal patah hati,Jelas mbak.Rahma teramat sangat sakit seperti seseorang yang dikhianati pada umumnya,tapi perbedaannya dia tidak mau terus-terusan larut dalam kesedihannya.dia sadar Tuhan mengambil pasti mengembalikan lebih baik lagi,dia lebih menggunakan logika dalam hal ini,bagaimana mungkin kalau menggunakan hati dia masih bisa hahaha hihihi seperti ini.ah terserah .. yang penting kejadian ini membuat saya berpikir lagi,berpikir kalau ternyata saya sangat lemah,masih banyak luka yang lebih sakit ketimbang saya,tapi saya begitu terpuruk ..iya saya lemah,saya bodoh. Dan Mbak.Rahma ini,selain teman saya Widhi, sudah mengajarkan saya banyak hal soal bagaimana menyembuhkan luka,iya dengan logika. terimakasih untuk keduanya :’)
Jumat, 23 Januari 2015
Hanya Merindui Kamu
Perihal
menghadirkan rindu,senja selalu menjadi pemenangnya
Adalah
senja tempat cinta kita dipertemukan untuk bersama
Adalah
senja tempat kita selalu memadu rindu yang tak kunjung temu,
Adalah
senja kita pernah menutup mata ,mengharapkan hal yang sama,merayu Tuhan untuk selalu selamanya
Adalah
senja ,yang jingga.. tempat waktu aku tak lagi menjumpai kamu..ketika
kata-kataku pun menjadi batu.. hati ini kaku mencoba menyadari kamu sudah lepas
dari genggamanku
Resah
semakin parah,ketika senja semakin merona merah
Senja
terlalu terburu-buru berlalu,menjemput kehilangan lebih cepat seiring petang
yang semakin membenam
Padahal
aku masih lebih lama,bercumbu dengan senja menikmati rindu setelah kehilangan
kamu
Maaf
bila lancang,aku masih merinduimu
Tapi
tenang saja kekasih,kau tak perlu risau akan hal itu
Aku
sudah separuh mengubur soal kamu ..menenggelamkan kenangan bersama senja yang
berganti malam
Maaf
bila lancang,aku masih merinduimu
Aku
hanya merinduimu,bukan berniat mengulang kisah lalu apalagi mencintaimu seperti
dulu
Demikian
aku sudah berdamai dengan kenangan dan masa lalu
Rabu, 21 Januari 2015
RS HVA Toeloengredjo dan BPJS
Haii
..duhh bingung mau ngomong apa,baru buat blog soalnya ..jadi gak begitu paham
..hehee..
Betewe
postingan pertama ini saya mau bercerita soal Ibu saya dan
sakitnya,khususnya sih review soal Rumah sakit dimana beliau dirawat. RS.HVA
Toeloengredjo PARE dan juga BPJS..
Ini
sudah kedua kalinya Ibu saya dirawat di rumah sakit ini setelah sebelumnya
bulan nopember 2014 lalu,sebagai keluarga yang pas-pasan saya gunakan fasilitas
BPJS untuk seluruh biaya pengobatan Ibu selama disini. Kenapa harus RS.HVA
Toeloengredjo ? iya karena dulu Ibu dirawat disini jadi dokter atau rumah sakit
ndak perlu analisa lagi soal penyakitnya ,kan tau gimana perkembangannya,selain
itu disini salah satu rumah sakit yang menerima pasien BPJS selain RSUD
Kalau
kalian berpikir pasien BPJS itu tidak mendapat perlakuan sama seperti halnya
pasien swasta lainnya yang dirawat di rumah sakit kebanyakan.. hmm mungkin di
RSUD sih memang begitu,tapi di HVA ?? kalian salah. Disini semua pasien baik
BPJS maupun swasta ditangani dan diperlakukan sama. Gak ada istilah perbedaan
obat dan kualitas pelayanan kok. Dokter dan perawatnya cukup tanggap dan cekatan
,fyi aja perawatnya yang laki-laki disini (Kamar kelas tiga Dahlia) baik dan
cakep-cakep lho,masih muda juga . bahkan sampai sekarang saya masih bingung ini
perawat di HVA kok kebanyakan laki dan cakep-cakep gitu,tapi mereka gak galak,tlaten
lah kalau untuk seorang laki yang masih muda gitu,malah yang crewet justru perawatnya perempuan yang udah buk-ibuk
gitu. Saya sih suka sama perawat yang namanya Fuad fauzi (sampai tau namanya)
hihiii.. dia pinter,cekatan,sabar juga .. malah saya sharing soal penyakit ibu
saya dan banyak tanya-tanya sama dia,dengan keramahannya dia juga menjawab
ngobrol santai gitu,jadi gak ada batasan-batasan dan jaim antara perawat dengan
pasien maupun keluarga pasien,pokoknya nyenengin lah ..heuheuu
Untuk
BPJS sendiri sih sebenernya yang membedakan kelas nya bukan masalah obat,tapi
soal kamar ..kelas I,II,III semua obatnya sama,hanya fasilitas kamarnya aja
yang beda. Jadi gak usah takut pake BPJS ambil yang kelas III bakalan kurang
maksimal penanganannya. Eh itu kalau di HVA lho ya ,soalnya dapat kabar kalau
pasien di RSUD dan rumah sakit lainnya yang pake BPJS pelayananannya kurang
memuaskan . makanya kalau sakit pake BPJS ke HVA aja jangan ke RSUD atau rumah
sakit lainnya (udah kaya buzzer belum? )
Soal
bagusnya pelayanan RS.HVA Toeloengredjo ini juga dirasakan sama pasien lainnya
kok,kemarin juga sempet ngobrol sama pasien HD(Hemodialisa.artinya apa googling
aja :p) lainnya. Intinya di HVA ini mau pasien BPJS atau swasta pelayanan dan
penanganannya sama,gak ada bedanya.
Jadi
gini,ibu saya sakit yang mengharuskan beliau untuk HD :") ,selama opname sudah tiga
kali HD.. dan kalau untuk normalnya biaya,sekali HD itu sekitar 1,3jt an
lah,belum kalau transfusi.. satu kantong darah harganya 300rb an,yakalo butuh
beberapa kantong darah, itung-itung aja 3x HD : 1.300.000 x 3 = 3.900.000,2
kantong darah 600.000(tergantung jumlah HB,Hemoglobin pasien. Setiap HD tidak
selalu transfusi),3.900.000 + 600.000 = 4.500.000,belum biaya selama opname,dan
penanganannya selama di rumah sakit .. kalau pake BPJS ?? SEMUAAA TANPA BIAYAA!!!!
Gimana
? yang punya keluarga sering sakit (semoga tidak) masih menunda untuk
pendaftaran BPJS,ya buat jaga-jaga aja sih mumpung batas pendaftaran
diperpanjang.. kalau malas antri di kantor BPJS setempat,langsung ke bank aja
,Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI.. ketiganya partner BPJS dan bisa
menerima pendaftaran peserta BPJS,keterangannya gimana maaf-maaf aja saya ndak
bisa menjelaskan langsung disini,ntar ndak paham malah salah pengertian. Heheheee
Sekian
dulu cerita saya soal BPJS dan RS.Toeloengredjo Pare.. kalau tulisannya
berantakan harap maklum,saya manusia biasa yang banyak khilaf dan salah #hallah
. alhamdulillah Ibu saya hari ini,22 Januari 2015 sudah bisa dibawa pulang
setelah 12 hari dirawat disana, dan selanjutnya diharuskan HD dua kali seminggu,terimakasih
buat Alloh SWT yang selalu mendengar doa-doa buat ibu saya,buat pihak RS.HVA
Toeloengredjo mulai dari kang parkir,satpam,cleaning servise,perawat ( Mas Fuad
Fauzi,Krisna Aulia,Nova,Linanta,Yohan,Agus,semua-muanya) buat dokter
Luluk,spesialis penyakit dalam.. beliau dokter wanita yang hebat :”), buat
keluarga saya PakDhe dan Budhe semuanya,tetangga2 saya,Buat My beloved Brother ugeeeng,and sister Atik buat semuanya ..buat temen2 yang udah doain,buat Ridho
yang udah nemenin jaga sama Randy juga, yang banyak ngasih motivasi dan
menguatkan saya,terimakasih yang sering
nemenin saya sampai pagi dan denger crita saya ya walaupun cuma ngobrol di chat
bbm,hehee dan semuanya maaf gabisa sebutin satu-satu,terimakasih banyak.maaf
ngrepotin kalian semua ..duhh kek pidato aja mbak banyak trimakasihnya ,huhuuu
.
Langganan:
Postingan (Atom)